Kamis, 26 Maret 2015

Dampak globalisasi pada masyarakat

Pengertian Globalisasi
Sebelum mengungkapkan pengertian globalisasi, cobalah kalian mengamati segala sesuatu yang ada di sekitar kalian. Kalian pasti akan menemukan banyak hal. Kalian menemukan banyak orang yang sudah menggunakan telepon genggam, atau bahkan kalian sendiri sudah memegang telepon genggam (handphone).
Cobalah kalian datang ke pasar swalayan, bahkan di penjual buah di pinggir jalan. Anda akan menemukan berbagai macam buahbuahan dari luar negeri. Misalnya ada apel merah dari Washington, anggur merah, kelengkeng, buah pir Cina, pisang Cavendish. Kalau kalian perhatikan sebagian besar semua itu didatangkan dari negara lain. Belum lagi kalau diperhatikan berbagai jenis makanan, kalian akan menemukan California Fried Chicken, Kentucky Fried Chicken, Mc Donald’s, dan Pizza Hut. Itu semua baru sekedar sedikit contoh yang dapat diungkap.
Jenis-jenis makanan itu bukan makanan khas Indonesia, namun merupakan jenis makanan yang datang dari negara lain. Masih banyak contoh lain yang kalian dapat mencari dan menemukannya. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, apa arti semua itu ? Jika kita telusuri lebih jauh, semua gejala tersebut sesungguhnya menunjukkan bahwa masyarakat tempat kita hidup tidak dapat dilepaskan dari pengaruh kehidupan masyarakat kita yang lebih luas dan besar, yaitu masyarakat dunia. Dari gambaran yang berkenaan dengan alat komunikasi telepon genggam, buah-buahan maupun berbagai jenis makanan tersebut, menandakan, bahwa sesungguhnya kita tidak dapat melepaskan diri dari keterikatan dengan bangsa atau negara lain. Beredarnya berbagai produk suatu negara di negara lain menandakan, bahwa antara negara satu dengan negara lain di dunia ini berada dalam saling dan saling ketergantungan.
Pada nasa kini apa yang terjadi di bagian lain dari belahan dunia ini akan dengan mudah dapat diketahui oleh negara yang ada di belahan dunia lainnya. Apa yang dihasilkan oleh suatu negara akan dengan mudah sampai di negara lain. Semua karena adanya satelit komunikasi dengan melalui teleconference, hand phone dan internet serta adanya alat transportasi yang cepat yaitu pesawat udara. Semua itu merupakan beberapa faktor yang mempercepat terjadinya globalisasi. Dari berbagai gambaran di muka kalian dapat merumuskan, apa yang dimaksud dengan globalisasi. Untuk mencocokkan apakah rumusan kalian benar atau kurang benar, kajilah beberapa pengertian mengenai globalisasi berikut ini.
a. Globaliasi dapat diartikan sebagai proses masuknya ke ruang lingkup dunia.
b. Globalisasi adalah sebuah perubahan sosial, berupa bertambahnya keterkaitan di antara dan elemenelemennya yang terjadi akibat dan perkembangan teknologi di bidang transportasi dan komunikasi yang memfasilitasi pertukaran budaya dan ekonomi internasional.
c. Globalisasi adalah proses, di mana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia yang lain.
d. Globalisasi adalah proses meningkatnya aliran barang, jasa, uang dan gagasan melintasi batas-batas negara.
e. Globalisasi adalah proses di mana perdagangan, informasi dan budaya semakin bergerak melintasi batas negara.
f. Globalisasi adalah meningkatnya saling keterkaitan di antara berbagai belahan dunia melalui terciptanya proses ekonomi, lingkungan, politik, dan pertukaran kebudayaan.
g. Globalisasi merupakan gerakan menuju terciptanya pasar atau kebijakan yang melintasi batas nasional.
Sartono Kartodirjo berpendapat bahwa proses globalisasi sebenarnya merupakan gejala sejarah yang telah ada sejak jaman prasejarah. Beberapa contoh antara lain bangsa-bangsa dari Asia ke Eropa, ke Amerika, dari Asia ke Nusantara, dan lain-lain. Berdasarkan tinjauan sejarah, Indonesia sebenarnya telah lama mengalami proses globalisasi.
Peristiwa-peristiwa dalam sejarah dunia yang meningkatkan proses globalisasi antara lain adalah:
a. Ekspansi Eropa dengan navigasi dan perdagangan.
b. Revolusi industri yang mendorong pencarian pasaran hasil industri.
c. Pertumbuhan kolonialisme dan imperialisme.
d. Pertumbuhan kapitalisme.
e. Pada masa pasca Perang Dunia II meningkatlah telekomunikasi serta transportasi mesin jet.
Kalian pasti juga sudah tahu sekarang ini globalisasi berkembang dalam skala yang luas, dan dipercepat oleh mengalirnya arus informasi secara bebas.

Pikiran dalam Globalisasi


Unsur globalisasi yang sulit diterima masyarakat:
1. Teknologi yang rumit dan mahal.
2. Unsur budaya luar yang bersifat ideologi dan religi.
3. Unsur budaya yang sukar disesuaikan dengan kondisi masyarakat.


Unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat:
1. Unsur yang mudah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.
2. Teknologi tepat guna, teknologi yang langsung dapat diterima oleh masyarakat.
3. Pendidikan formal di sekolah.

 
Dampak Positif dan Negatif Globalisasi dalam Kehidupan

Dampak Positif
  • Perubahan Tata Nilai dan Sikap. Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
  • Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
  • Tingkat Kehidupan yang lebih Baik. Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Dampak Negatif
Dampak negatif modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut.
  • Pola Hidup Konsumtif. Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
  • Sikap Individualistik. Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
  • Gaya Hidup Kebarat-baratan. Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
  • Kesenjangan Sosial. Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
Perubahan Perilaku Masyarakat
Globalisasi telah membawa pengaruh yang luas terutama perubahan perilaku masyarakat dalam berbagai hal. Misalnya, gaya hidup, perjalanan, komunikasi, makanan, pakaian, nilai-nilai, dan tradisi.


a. Gaya Hidup
Arus globalisasi juga berdampak pada gaya hidup, baik itu dampak negatif maupun positif. Arus globalisasi berdampak negatif pada masyarakat, misalnya gaya masyarakat sehari-hari cenderung bergaya hidup mewah. Dengan melihat tayangan-tayangan sinetron, telenovela yang ada di TV membuat orang tidak menyesuaikan dengan pendapatan rumah tangganya. Namun juga berdampak positif, misalnya orang sekarang sangat menghargai waktu. Kamu tentu sering mendengar ungkapan yang berbunyi time is money. Ungkapan itu secara mudah berarti waktu adalah uang. Menghargai waktu sangat penting. Begitu pentingnya waktu, mereka menyamakan waktu dengan uang. Jadi waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Oleh karena itu, banyak di kalangan kita yang menghargai waktu. Nah termasuk kamu, apakah kamu juga memanfaatkan waktu itu dengan baik. Misalnya waktu sekolah, waktu bermain, waktu belajar, dan sebagainya.


b. Transportasi
Bagi masyarakat sekarang, menempuh jarak yang jauh tidaklah menjadi kendala. Berbagai sarana angkutan sudah tersedia dari yang sederhana sampai yang canggih. Di era globalisasi ini, pergerakan orang dan barang makin cepat dan mudah. Teknologi transportasi yang berkembang dengan pesat memberikan pelayanan prima. Inilah dampak positif dari arus globalisasi di bidang transportasi. Transportasi darat, seperti bus, kereta api, dan sebagainya. Sedangkan transportasi udara, yakni pesawat terbang memungkinkan perjalanan jarak jauh dengan waktu tempuh yang singkat.
Dampak negatifnya, tingginya kemajuan di bidang transportasi mengakibatkan padatnya arus lalu lintas. Dengan banyak perjalanan yang dilakukan oleh berbagai alat transportasi, mengakibatkan pencemaran udara yang diakibatkan oleh udara kotor dari knalpot.


c. Komunikasi
Di era global ini, komunikasi merupakan sesuatu hal yang sangat penting. Komunikasi tidak mengenal waktu dan tempat. Kita bisa berkomunikasi dengan orang lain kapan saja dan di mana saja. Komunikasi ini cenderung mengurangi pertemuan orang per orang, kelompok keluarga dengan kelompok keluarga lain. Mereka mengandalkan pertemuan dengan melalui telepon atau HP. Pesawat telepon seluler/HP ini dapat dibawa ke mana saja. Karena kecilnya, sehingga orang dapat berkomunikasi kapan saja meskipun sedang bepergian.
Pemakaian HP dalam era globalisasi juga berdampak positif dan negatif. Dampaknya positif dengan cepat di mana saja dan kapan saja, kita bisa berkomunikasi dengan keluarga, teman, kenalan, hubungan bisnis dan siapa saja dengan cepat. Dampak negatifnya, misalnya menjadi pemborosan, jika hanya digunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Di samping itu, HP juga berdampak mengurangi silaturahmi (kunjungan antarkeluarga), sebab cukup dengan kirim SMS atau telepon saja.


d. Pakaian
Arus globalisasi juga berdampak pada jenis dan model pakaian. Dengan arus globalisasi, pakaian dengan mode yang sama dipakai oleh orang di berbagai belahan dunia. Contohnya adalah celana jeans. Celana jeans sudah mengglobal. Dalam kehidupan sehari-hari, di mana saja baik itu laki-laki atau pun perempuan sudah terbiasa memakai celana jeans. Padahal dulunya, jenis celana ini hanya digunakan oleh orang-orang tertentu dan di tempat-tempat tertentu. Begitu juga dengan baju kaos, yang lazim disebut T-Shirt. Jenis pakaian ini sudah menjadi pakaian yang biasa dan dapat ditemukan di mana saja. Apakah perubahan orang memakai pakaian akibat globalisasi telah berdampak positif atau negatif? Jenis pakaian di luar contoh di atas masih banyak. Misalnya, orang meniru pakaian yang sedang ”ngetren” saat itu. Kalau di TV yang sedang ”ngetren” pakaian mini maka banyak masyarakat berpakaian mini. Atau pakaian yang sedang ramai di kalangan remaja yaitu pakaian yang seharusnya anggota badan itu tertutup. Jenis pakaian ini tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat kita, jelas ini akan berdampak negatif. Akan tetapi dari jenis pakaian, arus globalisasi juga berdampak positif. Kini, kita dapat dengan mudah mendapatkan berbagai jenis, baik itu model, bahan atau kualitas dan sebagainya.


e. Makanan
Masyarakat Indonesia yang ada di kota-kota besar banyak yang mengkonsumsi makanan yang sebenarnya berasal dari negara lain seperti ayam goreng (Mc Donald), pizza, spaghetti, dan hamburger. Mereka lebih bangga atau menyukai makanan tersebut daripada makanan khas Indonesia seperti nasi gudeg, nasi gandul, nasi pecel dan lain-lain.


f. Nilai-nilai
Sebelum terjadi berbagai kemajuan pesat akibat pengaruh globalisasi, masyarakat kita sangat menghargai dan menerapkan nilainilai dan norma-norma yang berlaku sebagai masyarakat Timur. Nilai dan norma yang ditanamkan oleh nenek moyang kita adalah nilai-nilai dan norma-norma yang luhur, seperti sopan santun, tata krama, kerukunan dan sebagainya. Oleh karena itu, kehidupan masyarakat berlangsung secara teratur, alamiah, dan damai.
Setelah terjadi arus globalisasi, nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku mulai bergeser. Akibat pengaruh teknologi dan budaya asing, nilai-nilai dalam kehidupan kemasyarakatan seperti nilai kerukunan, gotong royong sekarang ini sudah mulai luntur. Apalagi di kota-kota besar nilai-nilai semacam ini sudah jarang ditemui. Mereka hidup dengan sendiri-sendiri. Namun di pedesaan nilai-nilai seperti itu masih nampak. Dampak negatifnya, masyarakat cenderung lebih bersifat individual.


g. Tradisi
Tradisi yang berlangsung di masyarakat lama kelamaan luntur. Masyarakat sudah tidak begitu mengikuti tradisi yang ada. Misalnya tradisi ”tedak siti” bagi bayi yang mulai berlatih berjalan, yaitu mulai menempelkan kakinya di tanah. Tradisi ini berlangsung pada suku Jawa! Sebaliknya, masyarakat khususnya generasi muda cenderung menyukai adat dan tradisi asing. Misalnya, lagu pop dari Eropa atau Amerika, lebih disukai daripada lagu daerah atau lagu nasional. Demikian juga pakaian, generasi muda lebih suka memakai pakaian ala barat daripada pakaian tradisional. Upacara adat pernikahan banyak dipengaruhi budaya asing. Mereka banyak yang menyukai pakaian pengantin bergaya Eropa.

 SARAN

Dalam rangka mengantisipasi pengaruh globalisasi diperlukan sikap dan perilaku yang positif baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Selain itu diperlukan adanya kualitas sumber daya manusia yang memadai, baik dari segi mental spiritual maupaun aspek intelektual. Hal ini sangat penting agar masyarakat mampu menerima, mengadopsi, pengaruh globalisasi tersebut secara positif. Sebaliknya, masyarakat juga harus siap mampu menangkal pengaruh yang negatif.  Sikap dan perilaku yang dapat dilakukan oleh masyarakat Indonesia antara lain :

a)      Menumbuh kembangkan nilai-nilai moral dan adat istiadat serta nilai agama yang baik bagi masyarakat,

b)      Membentuk dan mengembangkan lembaga swadaya guna memperkokoh kepribadian masyarakat,

c)      Memperluas lapangan kerja, sehingga dapat mengurangi pengangguran yang pada gilirannya dapat mengeliminir aktivitas masyarakat yang tidak bermanfaat,

d)     Menumbuhkembangkan kesetiakawanan sosial, sehingga setiap anggota masyarakat merasa memiliki peran dan fungsi di dalam kelompok,

e)      Meningkatkan kerjasama antar warga.

Selasa, 24 Juni 2014

Cara Menghadapi Kesulitan Hidup dan Banyak Hutang

JAWABAN CARA MENGHADAPI KESULITAN HIDUP DAN BANYAK HUTANG

Penjelasan Anda terlalu singkat sehingga saya tidak dapat memberi nasihat secara konphrensif dan memuaskan. Sehingga jawaban berikut hanya bersifat umum tidak spesifik. Namun demikian semoga ada poin-poin yang dapat memberi Anda sekelumit cahaya inspirasi dan ide untuk keluar permasalahan yang sedang Anda hadapi.

Permasalahan Anda intinya adalah masalah ekonomi. Suatu masalah klasik karena ekonomi adalah masalah paling mendasar yang dibutuhkan umat manusia tanpa memandang agama, suku dan kebangsaannya. Orang yang kekurangan di bidang ini akan menghadapi masalah cukup besar dan itu tentu akan mengganggu ketenteraman hatinya. Walaupun orang yang terpenuhi kebutuhan ekonominya belum tentu bahagia juga.

Sebenarnya dengan kemampuan Anda mengakses internet dan mengirim pertanyaan pada kami itu menunjukkan Anda termasuk orang yang terpelajar, dan memiliki level pendidikan lumayan baik. Kalau itu benar, maka ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan terlebih dulu yaitu (a) kenapa dengan pendidikan yang baik Anda tidak dapat keluar dari problema kemiskinan? (b) Apakah Anda dulunya kaya kemudian bangkrut? (c) Apakah Anda hidup boros sehingga banyak hutang? (d) Apakah banyak hutang itu timbul dari musibah kecelakaan atau sakit?

Jawaban dari sejumlah pertanyaan saya tersebut akan sangat berpengaruh pada jawaban yang akan saya berikan pada Anda. Namun kalau Anda berkeberatan menjawabnya, berikut respons umum dari saya sebagai solusi dari permasalahan Anda:

Pertama, carilah pekerjaan yang sesuai dengan bidang kemampuan Anda atau dengan bidang yang Anda sukai. Kalau tidak ada, dapatkan pekerjaan apapun yang tersedia. Intinya, jangan membiarkan diri menganggur. Selain itu, cari tambahan penghasilan

Kedua, hiduplah dengan sederhana. Jangan konsumtif. Hidup konsumtif adalah awal dari kehancuran.

Ketiga, selalu rajin berkomunikasi dengan siapapun untuk mendapatkan peluang kerja atau bisnis yang lebih baik. Bergabunglah dengan perkumpulan atau organiasi apapun yang dapat membuat Anda bertemu dengan lebih banyak orang.

Keempat, rajin beribadah shalat wajib 5 waktu, plus shalat dhuha dan shalat tahajud. Mintalah pada Allah dengan penuh harap insyaAllah doa Anda akan terkabul. Sebagai muslim, rasa putus asa harus dijauhkan dari pikiran Anda. Penuh pengharapan adalah salah satu kunci keimanan. Jaga asa dan terus berusaha.

Kalau Anda pernah berbuat dosa pada Allah di masa lalu, bertaubatlah nasuha. Kalau punya hak orang lain yang Anda ambil, mintalah maaf padanya. Mulailah hidup baru dengan hati yang sama sekali baru.

Kebangkitan hidup di bidang ekonomi dapat dimulai dengan ketenangan hati dan optimisme dalam memandang masa depan. Semoga Anda menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat. Amin

by:  http://www.alkhoirot.net/2012/09/cara-menghadapi-kesulitan-hidup-dan.html

catatan hati seorang istri

Catatan Hati Seorang Istri
   





 Saat cinta berpaling
Saat rumah tangga dalah prahara
Saat ujian demi ujian-Nya Menguncang jiwa
Kemana seorang istri harus mencari
kekuatan agar hati terus bertasbih ?

Telah kutinggal cemburu di sudut kamar gelap
Telah kuhanyutkan duka
pada sungai kecil yang mengalir dari mataku


Telah kukabarkan lewat angin gerimis
tentang segala catatan hati yang terhampar di tiap jengkal sajadah
dalam tahajud dan sujud panjangku


Gaya menulis Asma tajam dan compelling, menjadikan refleksi-refleksi yang ditulisnya selalu meninggalkan kesan yang mendalam bagi pembacanya. Catatan hati seorang istri mengajarkan, baik istri maupun suami, bahkan siapa saja, tentang kilau keluhuran dan kemuliaan yang sesungguhnya terpendam dalam diri makhluk yang bernama manusia ini. Mengilhami, mengerakkan dan membangkitkan harapan ..... (Haidar Bagir, Direktur Utama PT.Mizan Publika)

Tak ada yang bisa menebak kedalam hati seorang wanita. Dan buku yang ditulis dengan penuh kejiwaan ini akan membuat anda mengerti, mengapa wanita bisa tampil begitu kuat dibalik segala kelemah lembutannya. Karena dia adalah malaikat pelindung bagi hati-hati kecil yang dititipkan Allah padanya. Two Thumbs Up !!! (MOnica Oemardi)

Dalam buku ini Asma Nadia bukan sekedar bercerita tentang perasaan dan tragedi perempuan, namun juga menyampaikan hal-hal yang tak kita sangat dan lebih aneh dari fiksi secara sangat menyentuuh. (Helvy Tiana Rosa)

by:  http://tentang-pernikahan.com/mix/bookgalleryview.php?bookid=73

organisasi penolong hewan (humane society)

The Humane Society of the United States

HSUS logo.svg
Type 501(c)(3)
Tax ID No. 53-0225390
Founded 1954 (as National Humane Society)
Founder(s) Fred Myers, Helen Jones, Larry Andrews, Marcia Glaser
Headquarters
Coordinates 38°54′14″N 77°02′49″W
Key people Wayne Pacelle
Focus(es) Cruelty to Animals, Humane education, Animal Welfare, Animal Ethics, Animal law, wildlife conservation, Animal rights
Method(s) public education, science-based analysis, grant-making, media outreach, litigation, legislation, public policy
Revenue $125,763,492 (2012)[1]
Motto "Celebrating Animals, Confronting Cruelty"
Website humanesociety.org

The Humane Society of the United States (HSUS), based in Washington, D.C., is the largest nonprofit organization advocating animal rights in the world. The organization's policy statements make clear that The HSUS does not oppose all uses of animals, so it does not fit within the strict animal rights category of organizations from either a philosophical or a practical perspective; rather, it is so classified because in everyday parlance, those individuals and groups that advocate for more protections for animals are described as supporting animal rights or being animal rights advocates.[2][3]
The HSUS does not run local shelters or oversee local animal care and control agencies, but promotes best practice and provides assistance to shelters and sheltering programs;[4] 1% of the group's budget goes directly to shelters.[5][6]
Consistent with its founding vision, HSUS works on a broad range of animal protection issues, including those affecting companion animals, wildlife, farm animals, horses and other equines, and animals used in research, testing and education.[7][8] In 2011, the Chronicle of Philanthropy identified The HSUS as the 145th largest charity in the United States in its Philanthropy 400 listing.[9] The HSUS reported its revenue as $125,763,492 for 2012.[1] It claims more than 11 million Americans among its members and supporters.[10][11][12] In 2009, HSUS reported assets of over US$160 million.[13]


History


History
In 1954, HSUS’s founders decided to create a new kind of animal organization, based in the nation’s capital, to confront national cruelties beyond the reach of local societies and state federations. Humane slaughter became an immediate priority and commanded a substantial portion of the organization’s resources. Myers and his colleagues also viewed this first campaign as a vehicle for promoting movement cohesion.


Recent history

In the spring of 2004, the HSUS board appointed Wayne Pacelle as CEO and president. A former executive director of The Fund for Animals and named in 1997 as "one of America's most important animal rights activists,"[45] the Yale graduate spent a decade as HSUS’s chief lobbyist and spokesperson, and expressed a strong commitment to expand the organization’s base of support as well as its influence on public policies that affect animals.[46]
Since Pacelle’s appointment, HSUS has claimed successes such as the adoption of "cage-free" egg-purchasing policies by hundreds of universities and dozens of corporations;[47] the exposure of an international trophy hunting scam subsequently ended through legislative reform;[48] a number of successful congressional votes to outlaw horse slaughter; progress in securing legislation at the state and federal level to outlaw animal fighting and the interstate transport of fighting implements;[49] the enactment of internet hunting bans in nearly all of the states;[50] announcements by Wolfgang Puck and Burger King that they would increase their use of animal products derived under less abusive standards;[51] and an agreement by the U.S. Department of Agriculture to begin enforcement of federal laws concerning the transportation of farm animals.[52]
Seals being clubbed
The HSUS’s campaign to end the hunting of seals in Canada secured pledges to boycott Canadian seafood from 300 restaurants and companies, plus 120,000 individuals.[53]
Under Pacelle's leadership, HSUS has undertaken several dozen ballot initiative and referendum campaigns in a number of states, concerning issues like unsporting hunting practices, cruelty in industrial agriculture, greyhound racing, puppy mill cruelty and animal trapping.[54][55][56]

Hurricane Katrina animal rescue

In September 2005, when thousands of animals were left behind as people evacuated during Hurricane Katrina, HSUS joined other organizations in a massive search-and-rescue effort that saved approximately ten thousand animals, and raised more than $34 million for direct relief, reconstruction, and recovery in the Gulf Coast region. HSUS led the campaign that culminated in the federal passage of the PETS Act in October 2006, requiring all local, state, and federal agencies to include animals in their disaster planning scenarios.[57] On the third anniversary of Hurricane Katrina, HSUS reported that it had spent or committed $7.3 million on direct response and efforts to reunite people and lost pets, $8.3 million on reconstruction grants for 54 humane societies in the Gulf Coast region, and $2.3 million on reimbursement grants to 130 humane societies from around the country that assisted in the response. The society also reported that it had committed $800,000 and $900,000, respectively, to shelter-medicine programs at the veterinary schools of Louisiana State University and Mississippi State University, and $600,000 to the construction of an emergency overflow shelter at the Dixon Correctional Institute in Jackson, Louisiana. HSUS reported that it had directed $2.76 million in in-kind contributions to the relief effort, and collected another one million dollars from other donors in grants to Gulf Coast societies.[58] In August 2008, Pacelle appeared with Louisiana Attorney General Buddy Caldwell at a press conference marking the enactment of a law prohibiting cockfighting in Louisiana, the last state to do so. The prohibition resulted from a longtime campaign led by HSUS.[59] The HSUS remains active in the Gulf region, funding a number of projects aimed at reducing the area's pet overpopulation problem, and improving access to pet care for the Gulf Coast residents.[60]

account humane society:  https://www.facebook.com/humanesociety

by: http://en.wikipedia.org/wiki/The_Humane_Society_of_the_United_States

dampak negatif adat dan kebudayaan

Dampak Negatif
  •  Masuknya budaya asing yg lebih mudah diserap dan ditiru oleh masyarakat baik tua maupun muda, dan parahnya yg ditiru biasanya yg jelek2. Meniru perilaku yg buruk.
  •  Adanya globalisasi bisa memungkinkan hilangnya suatu kebudayaan karena adanya percampuran antara kebudayaan lokal dgn kebudayaan dr luar, bisa juga karna memang tidak ada generasi penerus yg melestarikan budaya tsb.
  • Mudah terpengaruh oleh hal yg berbau barat. Generasi muda lupa akan identitasnya sebagai bangsa Indonesia karena perilakunya banyak meniru budaya barat.
  •  Menumbuhkan sifat dan sikap individualisme, tidak adanya rasa kepedulian terhadap orang lain. Padahal bangsa indonesia dulu terkenal dgn gotong royong.

Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.
Sumber : http://albertotkj.blogspot.com/2013/02/dampak-positif-dan-negatif-masuknya.html
 

sukses itu relatif

Sukses itu, Relatif.

Ya, sukses itu relatif, tergantung dari sudut pandang setiap orang tentang kesuksesan. Tapi, sukses itu adalah refleksi dan output dari usaha yang dilakukan oleh orang yang mendapatkan sukses tersebut.
Contoh nih, seorang pemulung yang kayaknya hidupnya ga ada sukses2nya, menurut kita sih. Tapi dia bisa merasa sukses kalau di hari itu dia berhasil ngumpulin banyak barang dan dapat uang 15rb perak buat hari itu, itu adalah sukses menurut si pemulung. Seorang pengusaha yang punya omzet ratusan juta sebulan mungkin juga merasa belum sukses karna bukan omzet ratusan juga sebulan yang menjadi targetnya. Begitu juga dengan kita yang lagi kuliah, sering banget kita -nanda- iri ngeliat orang yang yang jadi mapres, iri liat orang yang menang lomba ini itu, iri liat orang yang IPnya gede. Harusnya sih nanda ga boleh iri dong ya, belum tentu apa yang dicapai oleh orang yang nanda iri-in sekarang itu sebuah kesuksesan, dan wajar juga kan mereka ngedapetin itu karna itu memang usaha mereka.
Jadi nanda, -mencoba menasehati diri sendiri- iri itu cuma bikin nanda tambah kurus, toh itu usaha mereka ngapain kita iri, yang harus kita lakuin sekarang adalah membuat target dan berusaha semaksimal mungkin buat dapetin target itu, jangan lupa juga, dekati satu-satunya penguasa di jagat raya ini, Allah SWT. Karna cuma ditangan Allah segala sesuatu bisa terjadi :)
AYO SEMANGAAAAAAATT !!

by: http://tiwiwiwi.blogspot.com/2012/10/sukses-itu-relatif.html

Jumat, 30 Mei 2014

Preview film X-Man (tugas softskill b.inggris)

judul: X-Men: Days of Future Past


sutradara: Bryan Singer
tahun: 2014
genre: action
casts: Patrick Stewart, Ian McKellen, Hugh Jackman, James McAvoy, Michael Fassbender, Jennifer Lawrence, Halle Berry, Nicholas Hoult, Anna Paquin, Ellen Page, Peter Dinklage, Evan Peters, Omar Sy, Bingbing Fan
sinopsis:
 Singer wastes no time in putting you in the thick of the action from the beginning, with a fight scene between mutants and Sentinels (truly devious beasts with an array of powers that make them seemingly unstoppable). Magneto (McKellen) and Professor X (Stewart) have allied as they know that the mutants are in a sticky situation thanks to the Sentinels. Professor X patiently explains to Wolverine (Jackman) that the latter has to go back in time to 1973 and make contact with a young Charles Xavier and Erik Lehnsherr (McAvoy and Fassbender, respectively). Kitty Pryde (Page) uses her powers to send Wolverine back in time, Into the mix is the shape-shifting Mystique/Raven Lawrence) with unbelievable fighting skills. She's out to take out Dr. Bolivar Trask (Dinklage), who has created the Sentinels to destroy the mutants. But Trask also wants to study Mystique's blood for his devious plans. Among the standout scenes is one that involves Quicksilver (Peters, excellent) and a prison break that itself is worth the ticket price.